Perkuat Karakter Bangsa Azwar Isahak Siap Kembangkan Literasi Bela Negara Di Sman 1 Babakan Madang

PERKUAT KARAKTER BANGSA : AZWAR ISAHAK SIAP KEMBANGKAN LITERASI BELA NEGARA DI SMAN 1 BABAKAN MADANG

PERKUAT KARAKTER BANGSA : AZWAR ISAHAK SIAP KEMBANGKAN LITERASI BELA NEGARA DI SMAN 1 BABAKAN MADANG

BOGOR: Upaya penguatan kesadaran kebangsaan terus diakselerasi melalui berbagai inovasi di lingkungan pendidikan. Salah satu terobosan strategis datang dari Azwar Isahak, S.Pd., M.M., guru di SMAN 1 Babakan Madang, Kabupaten Bogor, yang menginisiasi pengembangan literasi bela negara sebagai bagian dari transformasi pendidikan karakter berbasis kebangsaan.Bernaung di bawah Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah I Provinsi Jawa Barat, Azwar tidak hanya menjalankan tugas sebagai pendidik, tetapi juga mengemban amanah tambahan sebagai Kepala Perpustakaan BM One. Peran ini dimanfaatkannya secara optimal untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat penguatan nilai-nilai bela negara melalui pendekatan literasi yang sistematis dan berkelanjutan.Menurut Azwar, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai proses membangun kesadaran kritis, wawasan kebangsaan, serta karakter peserta didik. Oleh karena itu, perpustakaan harus bertransformasi menjadi ruang strategis dalam menanamkan nilai cinta tanah air, semangat persatuan, dan tanggung jawab sebagai warga negara.“Literasi bela negara adalah upaya menghadirkan nilai kebangsaan melalui budaya baca dan diskusi.Perpustakaan menjadi ruang hidup untuk membangun kesadaran, bukan sekadar tempat menyimpan buku,” ujarnya.Dalam implementasinya, Azwar mengembangkan berbagai program inovatif, seperti pojok baca kebangsaan, diskusi tematik bela negara, serta kurasi buku-buku yang relevan dengan nilai nasionalisme dan karakter bangsa. Selain itu, siswa juga didorong untuk terlibat aktif melalui kegiatan resensi buku, lomba literasi, hingga forum diskusi yang membahas isu-isu kebangsaan aktual.Pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan minat baca sekaligus memperkuat pemahaman siswa terhadap nilai dasar bela negara. Melalui literasi, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran dan sikap yang mencerminkan karakter kebangsaan.Lebih jauh, pengembangan literasi bela negara ini juga diarahkan untuk mendukung lahirnya generasi yang adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai nasional. Di tengah derasnya arus informasi digital, literasi menjadi benteng penting dalam menyaring pengaruh negatif sekaligus memperkuat identitas bangsa.Inisiatif yang dilakukan Azwar Isahak mendapat apresiasi dari lingkungan sekolah sebagai langkah konkret dalam mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam sistem pembelajaran. Ke depan, program ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat direplikasi di sekolah lain sebagai bagian dari gerakan nasional penguatan bela negara melalui pendidikan.Melalui pengembangan literasi bela negara, SMAN 1 Babakan Madang menunjukkan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat peradaban sekolah. Dari ruang baca, lahir kesadaran. Dari literasi, tumbuh cinta tanah air.